Berani menatap Masa depan tanpa kehilangan harapan

Mari kita telusuri sifat-sifat kepribadian positif dan bagaimana kita bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.  Ada tiga sifat utama menurut Dr. Ibrahim elfiky yang menjadi ciri khas kepribadian positif:

  1. Beriman, Memohon Bantuan Dan Tawakal Kepada Allah

Kepribadian Postif adalah kepribadian yang beriman kepada Allah, tawakal kepada-Nya, dan meminta pertolongan kepadanya disetiap waktu. Moment ramadhan yang bersamaan dengan situasi pandemik yang tak menentu ujungnya akan membuat hamba Allah bangun lebih awal di sepertiga malamnya dan berbisik dalam tiap sujud dan doanya.

 

  1. Mencari Jalan Keluar Dari Berbagai Masalah Dan Take Action

Pribadi yang positif menyiapkan konsentrasi pada berbagai kemungkinan jalan keluar didahului dengan cara pandang yang jelas. Ia mengetahui bahwa segala masalah pasti ada jalan keluarnya. Menetapkan target dan tujuan bagaimana ia bisa keluar dari situasi tersebut kemudian bertindak. Take action miracle happen, not take action nothing happen. Flexibel terhadap cara dan tetap konsisten terhadap hasil.

 

  1. Pandai Bergaul Dan Suka Membantu Orang Lain.

Pribadi yang suka bergaul dengan siapa saja dan dia dekat dengan siapa saja. Tangannya selalu terulur untuk membantu siapa saja, berupa waktu, tenaga, dan sedikit hartanya. Kepribadian yang positif tahu betul bahwa orang bisa mati, tapi pikirannya akan tetap hidup dan membantu orang lain. Karena itu dia tidak pelit untuk memberikan bantuannya.

Tentu saja masih banyak sifat-sifat positif yang dapat mengarahkan kita keluar dalam situasi yang dalam sebagian orang menganggap “gelap”.  Dengan muhasabah dan berpikir untuk memilih dan mengambil sifat apapun yang cocok untuk mendukung kemajuan dalam aspek kehidupan anda. Berpikir tidak memiliki batas lintas waktu, jarak, dan ruang. Pikiran memiliki kekuatan yang bisa muncul suatu saat pada kondisi apapun. Berpikir melahirkan pengetahuan, pemahaman, nilai, keyakinan, dan prinsip.

Pola pikir atau mindset adalah sumber pendorong perilaku, sikap, dan hasil yang kita dapatkan. Pikiran bisa menjadikan anda sebagai seorang yang berjiwa sehat atau sakit Pikiran menjadi titik tolak bagi tujuan dan mimpi-mimpi. Ia menjadi referensi rasional dalam pengalaman, pemaknaan, perjalanan hidup serta cara memahami kebahagiaan dan kesengsaraan. Pikiran bisa jadi penyebab penyakit kejiwaan dan fisik. Pikiran bahagia membuat kita bahagia, pikiran sengsara membuat kita sengsara.

Penelitian tentang mindset juga dilakukan oleh seorang ahli transplan jantung, ginjal, dan liver yaitu DR. Dr Radha Gopalan MD. Dia menemukan bahwa selain pola hidup dan pola makan, faktor lingkungan juga berpengaruh seperti udara yang kita hirup dan sebagainya. Akhirnya sampai pada pemahaman bahwa kalau ada orang sakit fisik, sakit fisik itu sebenarnya seperti puncak gunung es. Kalau ia sudah tampak, itu tandanya ada sekian banyak faktor dibawah permukaan yang bermasalah dan perlu dibenahi. Karena manusia memiliki aspek fisik, emosi, mental/pikiran, dan spiritual. Jika ada pertentangan di antara nilai-nilai hidup dalam empat aspek itu bisa menyebabkan gangguan kesehatan, yang tampak secara fisik sebagai sakit fisik.

Selama 8 tahun Kelly McGonigal, seorang psikolog kesehatan dari stanfort University melakukan riset dan memperingatkan orang akan bahaya stres. Temuannya adalah:

“Orang dewasa yang percaya bahwa stres yang tinggi dapat menggangu kesehatan mereka, potensi meninggal dunianya meningkat 43 persen.

Namun,

Orang yang mengalami jumlah stres yang sama, tapi tidak melihat bahwa stres itu berbahaya, ternyata baik-baik saja. Dan tidak ada yang meninggal karena stres. Tidak Ada. Nol!”

Jika anda bisa mengurangi stres, silahkan. Tapi, kalau anda tidak bisa mengurangi stres tersebut, beri arti dan kasih cerita yang melekat dari stres bahwa anda jauh kebih baik, lebih maju, dan lebih hebat lagi.

Tergantung kita memberi arti stress tersebut.

Dibahas  dalam buku GOOD to GREAT  oleh Jim Collins.

Admiral Jim Stockdale ditangkap dalam perang vietnam, disiksa slema 8 tahun, sampai cacat dan pincang. Ketika dibebaskan dan ditanya kok bisa bertahan, dia jawab “Saya tidak pernah kehilangan harapan bahwa akhirnya saya akan bebas.”

Mungkin saat ini ada yang mengalami tantangan berat dan berjuang dalam kehidupan. Beranilah menghadapi tantangan ini karena akan berlalu. Bukan hanya NAIF sekedar menerima saja tapi terus berusaha untuk maju.

Tenang, badai pasti berlalu. Dan datanglah badai berikutnya.

Dan tenang, badai berikutnya pun juga akan berlalu. Amiin. (jr.maimunnudin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengiriman Cepat
Order cepat tanpa ribet langsung melalui form whatsapp.
Fast Respons
Kami siap melayani dan merespons order Anda dengan cepat.
Quality Products
Kami hanya menjual produk yang benar benar bermutu dan berkualitas.
Temukan kami di :

Al-Qornee Store

Jl. Mastrip IX No.36,
Warugunung, Kec. Karang Pilang,
Kota Surabaya, Jawa Timur 60234

Pembayaran

Pengiriman

Jam Operasional

Senin - Sabtu ( 07.00 s/d 15.00 )
Hari Libur dan Tanggal Merah Tutup
Butuh Bantuan ?

Keranjang Belanja

×
*Lewati jika COD
Sub Total
Ongkir
Tentukan kecamatan Anda
Total

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×